Langsung ke konten utama

Postingan

Antara Panggilan Suci dan Jerat Duniawi

  photo: news.detik.com   Jika keberangkatan saya dibiayai oleh uang jamaah lain yang tidak saya kenal, yang mungkin sekarang sedang menangis karena gagal berangkat, relakah saya? Jika benar bahwa setiap langkah saya di Masjidil Haram dibayar dengan keringat dan air mata saudara seiman, masih pantaskah saya disebut sebagai tamu Allah?   Jika benar bahwa thawaf saya mengelilingi Ka'bah diiringi doa-doa putus asa dari mereka yang menjadi 'tumbal' keberangkatan saya, pantaskah saya mengharap keridhoan   Allah atas ibadah umroh yg saya jalani?" Di kedalaman hati, kerinduan untuk bersimpuh di hadapan Ka'bah adalah panggilan suci yang tak tertahankan. Namun, realita pahit membentang: jalan menuju Tanah Suci kerap dikotori oleh mereka yang tega menjual mimpi dan mengkhianati amanah. Nama-nama seperti First Travel , Abu Tours , dan SBL (SolusiBalad Lumampah ) bukan sekadar berita hukum, melainkan monumen kelam yang mengajarkan bahwa memilih paket umroh membutuhkan k...
Postingan terbaru

Cara mengecek visa Umroh / Haji

https://visa.mofa.gov.sa/visaservices/searchvisa     Ada kalanya  kita sulit tidur ketika esok kita akan bepergian jauh,  terlebih lagi berumroh / berhaji. rasa gembira campur gundah-gelisah seperti menyertai kita sepanjang penantian. Besok akan tiba masanya kita bertemu dengan baitullah, tentulah bukan sembarang perasaan. Mata ini akan melihat langsung rumah Allah tanpa terhalang apapun, kaki ini akan menyentuh langsung tempat thawaf, tangan ini akan menyentuh ka’bah... Terkadang rasa bahagia itu mengaburkan pertimbangan, kewaspadaan kita seperti berkurang. Dibalik rencana kepergian umroh/haji kita, ada hal yang tidak ada salahnya kita cek-ricek sebelumnya, agar umroh/haji kita berjalan lancar. Salah satunya adalah cek validitas/keabsahan visanya . berikut contoh kasus visa palsu yg bisa kita ambil hikmahnya  : https://news.detik.com/berita/d-6162752/ini-9-kejanggalan-visa-palsu-46-calon-haji-yang-dideportasi-saudi Visa umroh/haji sudah berbentuk e-vi...